“Cat Mobil Virtual” dari UM! Inovasi Pembelajaran Otomotif yang Siap Merombak Dunia SMK

Malang — Siapa bilang belajar teknik otomotif harus selalu bau cat dan penuh risiko di bengkel? Universitas Negeri Malang (UM) membuat terobosan luar biasa yang siap mendobrak batasan lama dalam dunia pendidikan vokasi. Melalui riset inovatif bertajuk “Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek Virtual Pencampuran Cat Mobil”, tim peneliti UM mengembangkan metode revolusioner yang menggabungkan dunia digital dan industri otomotif!
Dipimpin oleh Dr. Dani Irawan, M.Pd, tim hebat ini menciptakan V-MIX AutoPaint, sebuah software canggih yang memungkinkan siswa SMK belajar mencampur cat mobil secara digital! Tak perlu lagi berurusan dengan bahan kimia berbahaya, tak perlu bengkel penuh bau thinner—cukup dengan simulasi virtual, siswa bisa mengeksplorasi seni warna dengan aman, bebas, dan penuh imajinasi!
“Selama ini kreativitas siswa di SMK sering terkekang karena keterbatasan alat dan risiko praktik manual. Dengan V-MIX AutoPaint, mereka bisa bereksperimen sepuasnya tanpa takut salah, tanpa takut rugi!” tegas Dr. Dani dalam wawancara eksklusif.
Berbasis Virtual Project-Based Learning (VPjBL), model ini bukan sekadar simulasi biasa. Siswa diajak menyelesaikan proyek pencampuran warna layaknya profesional di industri, lengkap dengan perencanaan, visualisasi 3D, hingga presentasi hasil karya. Inilah generasi baru pembelajaran: kolaboratif, kontekstual, dan terintegrasi langsung dengan standar industri 4.0!
Tak tanggung-tanggung, proyek ini menyasar siswa SMK jurusan teknik body otomotif di sekolah mitra PPG UM. Melalui pendekatan Design and Development Research, software V-MIX diuji validitasnya oleh pakar pendidikan, teknologi, dan dunia industri. Hasilnya? Luar biasa! Kreativitas siswa meningkat tajam, minat belajar melonjak, dan guru pun terbantu dalam menyampaikan materi yang selama ini dianggap “berat”.
“Dunia berubah cepat, dan pendidikan harus ikut berlari. Kami tidak ingin siswa hanya jadi teknisi, tapi juga inovator yang peka teknologi,” ujar salah satu dosen anggota tim.
Yang lebih mencengangkan lagi, inovasi ini tak berhenti sampai di software. Tim peneliti UM juga menargetkan publikasi di jurnal terakreditasi, hak kekayaan intelektual (HKI), dan presentasi di forum ilmiah internasional. Semua itu didukung dana internal UM tahun 2025—menunjukkan komitmen nyata universitas dalam mendukung pendidikan vokasional yang visioner.
Dengan roadmap pengembangan hingga 2027, proyek ini digadang-gadang akan menjadi game-changer dalam metode pengajaran teknik otomotif di Indonesia. Bukan tidak mungkin, dalam waktu dekat, pencampuran cat mobil bukan lagi urusan bengkel semata, melainkan proyek digital yang bisa diakses dari layar komputer!
Satu hal yang pasti: UM telah menyalakan obor baru di dunia pendidikan vokasi. Kini, masa depan otomotif Indonesia bukan hanya di tangan mekanik—tapi di genggaman siswa kreatif yang berselancar di dunia virtual dengan semangat inovasi tanpa batas!


#UMBerinovasi #V-MIXAutoPaint #OtomotifDigital #PPGUM #PendidikanVokasiMasaDepan

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop