UM Perkuat Teaching Factory SMKN 6 Malang melalui Pelibatan Alumni PPG dalam Short Course Remap ECU Berbasis Industri

MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pengabdian Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) PPG Tahun 2026 melaksanakan kegiatan bertajuk “Pelibatan Alumni PPG dalam Short Course Remap Engine Control Unit (ECU) untuk Meningkatkan Soft Skill dan Hard Skill pada Teaching Factory di SMKN 6 Malang.” Kegiatan yang diketuai Dr. Dani Irawan, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Malang ini melibatkan tiga dosen yang terdiri atas satu ketua dan dua anggota, yakni Dianna Ratnawati, M.Pd. dan Mahfudi Sahly Subandi, M.Pd., serta dua mahasiswa, yaitu Nia Arlika dan Nabila Oktarina, yang berperan dalam pendampingan teknis, pelaksanaan pelatihan, serta dokumentasi kegiatan. Program bermitra dengan SMKN 6 Malang yang dipimpin Drs. Muhammad Taufiq, M.Pd. selaku kepala sekolah dan dilaksanakan pada tahun 2026 dengan pendanaan Dana Internal Universitas Negeri Malang. Sebanyak 22 guru produktif dan siswa pengelola Teaching Factory mengikuti kegiatan yang bertujuan meningkatkan kompetensi teknis dan nonteknis melalui pengembangan layanan Remap Engine Control Unit (ECU) sebagai inovasi Teaching Factory berbasis kebutuhan industri otomotif modern.

Pelaksanaan program diawali dengan analisis kebutuhan dan identifikasi permasalahan Teaching Factory di SMKN 6 Malang yang masih didominasi layanan servis konvensional. Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, tim pengabdian menyusun kurikulum short course selama 40 jam pelajaran (JP) yang mencakup orientasi Teaching Factory, budaya kerja industri, konsep Engine Management System, pengenalan perangkat Remap ECU, instalasi perangkat lunak, proses read–backup file, penyuntingan parameter ECU, write file, troubleshooting, pengujian performa kendaraan, hingga manajemen layanan dan pemasaran digital. Metode pemberdayaan masyarakat diterapkan melalui pelatihan, demonstrasi, praktik langsung, studi kasus, pembelajaran berbasis proyek, simulasi pelayanan pelanggan, pendampingan intensif, monitoring, dan evaluasi. Keunikan program ini terletak pada pelibatan alumni Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai instruktur dan mentor sehingga proses transfer kompetensi tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga penguatan pedagogi, budaya kerja industri, komunikasi, kerja sama tim, dan pelayanan pelanggan.


Implementasi program menghasilkan perubahan nyata pada Teaching Factory SMKN 6 Malang. Sebelum kegiatan, sekolah belum memiliki layanan Remap ECU dan peserta belum menguasai penggunaan perangkat maupun prosedur remapping. Setelah pelatihan, Teaching Factory berhasil memiliki model layanan Remap ECU, perangkat praktik, modul, job sheet, SOP layanan, model pelatihan, serta rancangan promosi digital. Hasil evaluasi menunjukkan nilai rata-rata peserta meningkat dari 56,00 pada pretest menjadi 86,68 pada posttest atau meningkat 30,68 poin. Sebanyak 18 dari 22 peserta (81,82%) telah mampu melaksanakan praktik Remap ECU secara mandiri, sedangkan sisanya memperoleh pendampingan lanjutan. Selain peningkatan kompetensi teknis, program juga memperkuat soft skill peserta melalui penerapan budaya kerja industri, komunikasi layanan, kerja sama tim, pemecahan masalah, serta penguatan jejaring alumni PPG dalam mendukung keberlanjutan Teaching Factory. Luaran kegiatan meliputi publikasi ilmiah, publikasi media massa, model implementasi short course Remap ECU, inovasi perangkat lunak Remap ECU, pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta penyusunan draft buku.
Program ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi guru, siswa, dan kualitas pembelajaran vokasi berbasis teknologi industri. Pengembangan layanan Remap ECU tidak hanya memperkuat implementasi Teaching Factory sebagai wahana pembelajaran berbasis produksi, tetapi juga menjadi bentuk hilirisasi hasil pengabdian yang mengintegrasikan teknologi otomotif, kewirausahaan, budaya kerja industri, serta pengembangan jejaring alumni PPG. Model pelatihan yang dihasilkan berpotensi direplikasi pada sekolah mitra lainnya sehingga mampu memperluas dampak peningkatan kompetensi vokasi sekaligus mendukung pengembangan layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi otomotif.


Ketua tim pengabdian, Dr. Dani Irawan, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa pelibatan alumni PPG dalam short course Remap ECU menjadi strategi untuk memperkuat keterhubungan antara pendidikan vokasi, kebutuhan industri, dan pengembangan Teaching Factory. Menurutnya, program ini tidak hanya menghasilkan peningkatan hard skill dan soft skill peserta, tetapi juga membangun model layanan berbasis teknologi yang dapat meningkatkan daya saing sekolah. Ke depan, Universitas Negeri Malang bersama SMKN 6 Malang akan melanjutkan program melalui finalisasi SOP, pembentukan tim operator, pelaksanaan Training of Trainers (ToT), pengembangan promosi digital, evaluasi layanan secara berkala, penguatan jejaring alumni PPG dan industri, serta replikasi model pengabdian ke sekolah mitra lainnya agar manfaat program semakin luas dan berkelanjutan



Leave a Reply