Dari Salak Jadi Kopi Premium! UM Sulap Desa Mlinjon Jadi Sentra Inovasi Agroindustri Berbasis Teknologi Canggih

Tulungagung — Desa Mlinjon bersiap menancapkan namanya di peta ekonomi kreatif Indonesia! Berkat sentuhan ajaib dari Universitas Negeri Malang (UM), komoditas lokal berupa buah salak kini naik kelas menjadi kopi premium berbahan dasar biji salak, lengkap dengan branding profesional dan pemasaran digital. Bukan sekadar cerita, ini adalah revolusi nyata berbasis teknologi tepat guna!

Dipimpin oleh Dr. Dani Irawan, M.Pd, tim pengabdi UM menghadirkan inovasi luar biasa: Mesin Penggiling Kopi Biji Salak Type Rotary berbasis Arduino Leonardo. Mesin ini bukan alat biasa. Dengan sistem penggilingan otomatis berbahan stainless steel, sensor suhu digital, dan pengontrol kecepatan pintar, alat ini mampu menggiling 30 kg biji salak dalam sekali putaran dengan hasil serbuk halus berkualitas pasar premium.

“Salak jangan hanya jadi manisan, keripik, atau dijual segar dengan harga jeblok. Kini, bijinya pun bisa jadi emas!” seru Dr. Dani penuh semangat saat peluncuran program di Desa Mlinjon.

Masalah klasik petani salak di Mlinjon seperti rendahnya harga jual (sering hanya Rp3.000/kg saat panen raya) dan limbah biji yang menumpuk (hingga 800 kg per musim) kini berubah menjadi peluang emas. Biji-biji yang dulu dibuang, kini diproses menjadi kopi salak yang bisa dijual hingga Rp50.000/kg—kenaikan nilai tambah lebih dari 15 kali lipat!

Tak berhenti di teknologi, UM juga membekali warga dengan pelatihan branding, pemasaran digital, dan manajemen produk. Mereka belajar membuat kemasan menarik, mengelola toko online, menjalankan promosi di media sosial, hingga memahami SEO dan strategi iklan. Semua ditujukan agar produk kopi salak ini tidak hanya eksis di desa, tapi merambah pasar nasional dan ekspor!

“Saya dulu hanya petani, sekarang saya bisa jadi pengusaha,” ujar salah satu warga yang mengikuti workshop dengan antusias.

Program ini disokong penuh oleh dana internal UM tahun 2025, dan menghasilkan banyak luaran: produk mesin TTG, publikasi jurnal, video dokumenter, HKI desain mesin, hingga buku ajar. Inilah sinergi antara teknologi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu langkah strategis.

Tak hanya menciptakan dampak ekonomi, program ini juga menyasar SDGs poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Desa Mlinjon kini menjadi model bagaimana desa bisa bangkit melalui inovasi dan kolaborasi universitas.

Bersiaplah, kopi salak Mlinjon segera hadir di rak-rak toko modern dan cafe-cafe kekinian. UM membuktikan bahwa dari desa pun bisa lahir produk berkelas dunia!

#KopiSalakMlinjon #InovasiUM #SalakNaikKelas #TeknologiUntukRakyat #PetaniJadiPengusaha

 

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop